setiap hembusan nafaskuu melukiskan kegalauankuu...
setiap langkahkuu menyuarakan kerinduankuu..
entah terungkap...
ataukah hanya menggema keras dalam ruang hatikuu yang tLah rapuh...
suara kerinduankuu....
suara kegalauankuu...
menjerit perih.....
seberapa manis senyum yang kuhadirkan...
seberapa keras suaraku tertawa...
tetap saja kegalauankuu ini melolong.. meneriakkan keperihannya...
seakan tLah berabad perih ituu mengendapp di dasar hati...
membentuk luka...
miris............
Tidak ada komentar:
Posting Komentar