setetes embun hangat menertawai kebodohanku...
mengantarkan aku dalam malam yang semakin pekat...
entah akan terlelap atau hanya terus terjaga hingga tanyaku menghampiri jawabnya...
'akan kah pagi akan kembali menyajikan tenang? atau hanya menyisakan sebait galau yang terus mengikutii?'
jika pagi tak bisa lagi menyajikan tenang...
aku tak ingin lagii menyambut mentari...
biarkan saja aku terkurung dalam pekatnya malam...
tersesat dalam kegalauanku sendiri..
meringkuk dalam satu sudut kesendirian..
biarkan aku sendiri dulu.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar