Laman

Senin, 29 Agustus 2011

Aiko

Lebaran sebentar lagiii.... 
yeyeye.... kenapa gue girang bener yah??? entahlah, mungkin karena gue emang lagi pengen girang.. atau karena gue emang lagi pengen girang.. halah, itulah pokoknya..!

Selama puasa, program diet gue berjalan muluuss, semulus jalan tol  yang di pakein lotion... muluuss luss luss... Gimana nggak mulus, kalau dari pagi sampe petang gue nggak makan minum-- yah-- namanya juga orang puasa.. heheh

Lama gue nggak ngeblog... Lama bangeett... Seingat gw terakhir gw ngeblog pas gw nonton pidato kepresidenannya Pak BJ Habibie deh.. tuh kan lama banget.. *lebay tingkat sembilan*

Kali ini gw punya cerita tentang teman gue... sebut saja namanya 'AIKO' . Dia anak manis dan juga baik hatii, dia selalu ada waktu untuk membantu kuu uwoooo -- kok kayak lagu yah?--- Yaahh, intinya gue punya temen yang baik banget namanya aiko... Kapan dan dimana gw kenal sama dia gak perlu gue ceritain. Terlalu banyak teman2 gue yang penasaran sama sosok Aiko ini, namun sebagai sahabat yang baik, gue gak pernah cerita ke siapa2 tentang siapa aiko sebenarnya..

Aiko punya seorang pacar yang dia pacarin sejak kelas 2 SMA.. Sebut saja nama cowok itu 'Kuntet' .. Gue juga nggak ngerti kenapa Aiko bisa pacaran dengan kuntet, karena setahu gue, Aiko juga suka sama seorang cowok. Cowok yang lumayan manis, yang dia sukai sejak SMP bahkan SD . Sebut saja nama cowok itu 'Melky'. 
Jadi sekarang ada 3 tokoh dalam cerita gue, AIKO, KUNTET dan MELKY .

AIKO jadian sama Kuntet, yang gue juga gak ngerti kenapa makhluk seimut dan secantik Aiko bisa jadian sama turunan Jin Botol. Banyak yang kaget waktu Aiko dan Kuntet jadian,, kayak Guru2 di sekolah, Penjaga Kantin, bahkan semut2 dan cicak2 pun ramai bergosip tentang jadiannya Aiko dengan Kuntet. Fenomenal sekali yah....
Belakangan gue tau, kalau memang ada sesuatu dibalik jadiannya Aiko dan Kuntet.. Aiko sangat polos dan luguuu banget waktu itu, sedangkan Kuntet tau betul bagaimana cara menghadapi cewek kayak Aiko. Cukup dengan sedikit permainan kata, Aiko langsung terjebak, dan HAP! masuklah Aiko dalam jebakannya si Kuntet. Dan sampai sekarang , kurang lebih 5 tahun, aiko masih terjebak, dan tak bisa lepas.

Pacaran sama Kuntet benar2 membuat Aiko berubah 369 derajat.. berubaahh banget.. dari Aiko yang periang menjadi Aiko yang pemurung, dari Aiko yang malas mandi jadi Aiko yang malas banget mandi... benar2 berubah,,

5 tahun Aiko jadian sama Kuntet namun tak pernah sekalipun Melky hilang dari hatinya.. Dan belakangan ini Aiko dan Melky kembali akrab, seperti teman biasa. Smsan, komen2 status di fesbuk, bahkan nonton bareng.. 
Gw sempat kaget pas sebulan yang lalu dia cerita kalau dia jadian sama Melky, padahal kuntet belum dia abisin.. Namun tak ada yang pernah membuat Aiko sebahagia itu saat jadian dengan Melky. Namun sayangnya hubungan mereka hanya seumur toge dimakan tikus. cuman2 hari abis ituu DAAR..! meletuslah kebahagiaan Aiko.. Melky memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka..
Gue nggak ngerti sama Melky, apa dia cuma mau mainin perasaannya Aiko atau gimana? Atau si Melky takut sama kuntet yang terkenal suka makan orang?--hiii kok kayak Ryan Jombang yee--

Meskipun Melky sudah nyakitin perasaan Aiko tapi Aiko berusaha tegar dan tetap kembali seperti dulu... 

Gue tau Aiko masih sayang sama Melky tapi takut mutusin Kuntet.. dan meskipun gue gak tau bener bagaimana si Melky, tapi gue yakin kalau dia juga suka sama Aiko.. Hanya saja Aiko lebih berani daripada Melky.
Cinta itu adalah Keberanian, seberapa berani lo bisa mempertahankan cinta lo sama seseorang.. seberapa berani lo bisa nanggung berjuta2 resiko sayang sama seseorang..  Namun gue rasa Melky gak punya keberanian seperti itu., tapi aiko punya keberanian yang lebih daripada itu..

Aiko pernah bilang, kalau dia cuma mau jadi penonton.. Duduk di satu sudut gelap dan menonton kebahagiaan orang2 yang ada di sekitarnya... 
Tapi dia gak tau, kalau dunia punya sejuta mata. Tak da yang bisa sembunyi dan hanya duduk dengan tenang di kursi penonton.. Dunia punya sejuta mata yang bisa menangkap keberadaan mu, dan akhirnya menarik dirimu dari kursi penonton mu yang aman dan  menjadikan mu toko central dalam drama kehidupan mu..

Aiko harus tau kalau gak selamanya dia bisa jadi penonton.. Karena dia itu 'Ada' dan 'Nyata' .. Berbahagialah Aiko dan ambil kembali peran mu dalam drama kehidupan ini... Buatlah dirimu benar2 nyata....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar